Forget About It, and Become a Great Person

Lupakan saja, dan jadilah orang yang hebat !!! Yaap, itulah judul postingan saya hari ini. Mungkin diantara kalian semua banyak yang pernah mengalami yang namanya kegagalan, yang mana mungkin bisa membuat kalian jatuh dan putus asa. Ayolah kawan, lupakan saja itu, mari bangkit dan lakukan yang terbaik.

Kegagalan itu ‘proses’ bung, yang mana bisa memperlihatkan siapa kamu sebenarnya, jadi kegagalan disini bukanlah akhir dari segalanya. Banyak orang sukses, banyak orang hebat yang pernah mengalami ini, dan mereka adalah orang yang gimana ? mereka adalah orang yang tidak memilih putus asa ketika mereka mengalami itu, dan mereka memilih untuk terus bergerak maju. Bak pepatah ‘banyak jalan menuju Roma’, banyak cara yang bisa dilakukan agar kita bisa menjadi orang yang hebat.

So, jangan pernah putus asa guys, lupakan itu, dan jadilah orang yang hebat !

DO THE BEST

Advertisements

Inilah Akhirnya

Pada akhirnya kita berhenti,
21 Juli 2017

Hari itu menjadi saksi

Kisah cinta yang kita rajut bersama

Akhirnya berhenti karna beberapa alasan

Begitu berat ku menerima ini semua

Setelah bertahun-tahun lamanya, kita bersama

Memang ya cinta itu menyakitkan

Tapi bukan berarti kuharus jatuh terpuruk

Bukan berarti kuharus terus menangisi ini semua

Karna cinta tidak harus selalu memiliki

Ku kan tetap menyayanginya

Walau ku tak bersamanya

Walau bila waktu itu tiba

Melihatnya bersama orang lain

Ku kan tetap berusaha bahagia

Ini bukanlah akhir dari segalanya

Kisah hidupku masih tetap panjang

Kisah cintaku masih akan tetap berjalan

Ku harus tetap bangkit dan berjuang

Karna pada akhirnya

Ku harus selalu siap dengan skenario Tuhan

Break

Pagi kemarin adalah pagi yang berbeda dari biasanya

ku buka hp berharap adanya perubahan 

ku beranikan untuk memulai pembicaraan

tak seperti biasanya, ku dapat respon positif dari si dia

ku coba untuk mencairkan suasana

dengan harapan ku bisa untuk memulainya

di setiap perjalan bersama keluarga, ku tak berhenti menatap layar

sambil tersenyum, hanya untuk menunggu balasannya

ku pulang dan langsung ke kamar, dengan perasaan bahagia

namun suasana yang tadinya positif, berubah seketika

ketika ia bilang, ia ingin break sementara

ku coba menahan dan menerimanya

ku coba berpikir wajar, bahwa ia ingin fokus menjalani sesuatu

ku tak tau apakah ini memang yang terbaik ?

walau sementara, namun kenapa ?

pikirku penuh dengan tanda tanya

rasa bergetar karna jujur ini sangat berat untuk diterima

disaat ku coba memperbaiki suasana, 

disaat ku coba untuk terus setia,

sebaliknya malah ini yang kuterima

apakah semuanya akan tetap baik-baik saja?

mungkin memang aku sudah bukan lagi orang itu

mungkin ini memang tanda

aaaahh, ku sangat sayang padanya

ku sangat rindu dia,

aku ga tau harus gimana

apa aku siap untuk menunggu?

apa aku siap dengan keadaan seperti apa setelah ini semua?

ku hanya bisa berharap yang terbaik saja,

khususnya untukku dan dirinya

ku coba menerimanya, asal kau bahagia …

Tentang dia

Akhir-akhir ini kusadari bahwa akun medsosnya diprivate untuk saya, ya mungkin ada sesuatu yang emang ga boleh saya ketahui, apalagi dia tau sifat saya yang baperan. Hmm, emang sih mungkin sifat saya sebelumnya emang bisa bikin risih dia, bahkan siapapun, tapi sekarang saya mengerti bahwa saya ga perlu sampe gitu, saya percaya sama dia. Meskipun misalnya emang ada orang lain yang bisa bikin dia bahagia? Asal dia bahagia, kenapa engga? Cinta saya bukan hanya untuk sekedar memiliki, tapi saya juga ingin lihat dia bahagia.

Terus kenapa ga ada usaha buat ngerubah, dan ngebahagiain dia? Usaha ? udah selalu saya lakukan, tapi ya gitu, gagal terus rasanya. Saya ingin sekali buat dia bahagia ketika bersama saya, tapi emang keadaan berkata lain mungkin. 
Mau ngedatengin dia aja saya ragu, takut, takut juga kalo dia ngerasa risih dan keganggu dengan datengnya saya. Butuh saran sebenernya harus gimana? Soalnya ini hubungan pertama saya, dan saya ga pernah mengerti tentang kemauan seorang perempuan, apalagi saya yang orangnya emang aga introvert/ kurang pergaulan, jadi segala bingung harus ngapain. 

Ya pada akhirnya saya hanya bisa berdo’a, kalo emang dia Jodohku, kuharap bisa dekat dengannya lagi, bercanda bersama lagi, tertawa bersama lagi, dan kuharap hubungan kita makin kuat satu sama lain. Kalo pun emang bukan, kuharap dia terus bahagia, karena dengan melihatnya bahagia, saya juga ikut bahagia, meski pada akhirnya bukan saya yang berada disampingnya lagi.

Cinta

benang yang telah rama aku rajut, mulai kusut karena sesuatu
Batin kian tersiksa, ketika aku hanya bisa melihatnya tanpa menyapa
Hai bidadariku,
bagaimana keadaanmu ?
bagaimana kehidupanmu ?
Ingin sekali kuceritakan sesuatu, dan mendengar ceritamu

Tapi waktu kan terus berjalan,
keinginan untuk kembali, hanya seperti angan
mungkin, jalan ini memang jalan yang seharusnya terjadi
karna aku tak ingin kau terus merasakan sakit
oleh apa yang aku katakan, dan apa yang aku lakukan

Detik demi detik ku hanya bisa berharap,
berharap kau bisa menjadi pendampingku kelak
tapi aku tahu, ku mungkin tak bisa seperti itu
mungkin, ada orang yang lebih baik, dan lebih sempurna
untuk bisa menjadi pendampingnya
yang bisa membuat dia tertawa, bisa membuat ia bahagia

Cinta adalah sesuatu yang rumit,
disaat kita berharap bisa terus bersama
disaat itu juga kita harus siap dengan kemungkinan-kemungkinan yang ada
walaupun, itu mungkin akan terasa sangat menyakitkan